Rabu, 21 Maret 2012

SEPOTONG KUE




Jika anda masih merasakan KEBAHAGIAAN dan PENDERITAAN, 
anda bukanlah seorang yg telah sempurna. 
Sama halnya dgn memakan sepotong kue kesukaan anda, 
tetapi sebelum anda menghabisinya, potongan kue itu jatuh. 
Anda menyesalkannya bukan? Ketika merasa kesal, anda menderita bukan? 
Jadi anda harus membuang kebahagiaan maupun penderitaan. 
Itu hanyalah makanan bagi mereka yg belum sempurna.
Dalam kebenaran, kebahagiaan adalah penderitaan yg menyamar, 
tetapi berada dalam bentuk yg sedemikian halus sehingga anda tidak merasakannya. Jika anda melekat pada kebahagiaan, sama saja dgn anda melekat pada penderitaan, tetapi anda tidak menyadarinya.
Jadi, berhati-hatilah ! Apabila kebahagiaan muncul, jangan terlalu menikmatinya, jangan hanyut terbawa olehnya. Ketika penderitaan muncul, jangan kecewa, 
jangan menenggelamkan diri anda didalamnya pula. 
Perhatikanlah bahwa kebahagiaan dan penderitaan mempunyai nilai yg sama saja.


                                                                                                         ~Ajahn Chah~

Tidak ada komentar: