Kamis, 22 Desember 2011

Damai di Setiap Langkah 3



BERNAPAS DENGAN SADAR

Ada sejumlah teknik bernapas yang dapat anda pakai untuk membuat kehidupan menjadi bersemangat dan lebih menyenangkan. Latihan pertama sangatlah sederhana. Ketika anda menarik napas, katakan pada diri sendiri, “Menarik napas, saya tahu bahwa saya menarik napas”. Dan ketika anda menghembuskan napas, “Menghembuskan napas, saya tahu bahwa saya menghembuskan napas”. Hanya itu. Anda mengetahui tarikan napas anda sebagai tarikan napas dan hembusan napas
anda sebagai hembusan napas. Anda bahkan tidak perlu mengulang seluruh kalimat itu, anda bisa menggunakan hanya dua kata”masuk” dan “keluar”. Teknik ini bisa membantu anda mengikat pikiran anda pada napas. Ketika anda berlatih, napas
anda akan menjadi tenang dan lembut, dan batin serta jasmani anda juga akan menjadi tenang dan lembut. Ini bukanlah latihan yang sulit. Hanya dalam beberapa menit anda akan menyadari buah dari meditasi ini.
Menarik dan menghembuskan napas sangatlah penting, dan itu menyenangkan.
Napas kita merupakan penghubung antara jasmani dan batin kita. Kadangkala batin kita sedang memikirkan sesuatu dan jasmani kita mengerjakan hal lain, dan batin serta
jasmani tidak menyatu. Dengan memusatkan pikiran pada napas kita, “Masuk” dan “Keluar”, kita membawa jasmani dan batin bersatu kembali, dan menjadi utuh lagi. Bernapas dengan sadar merupakan jembatan yang penting.
Bagi saya, bernapas merupakan satu kenikmatan yang tak bisa saya tinggalkan.
Setiap hari, saya berlatih bernapas dengan sadar, dan di dalam ruang meditasi kecil saya, saya telah mengukirkan tulisan ini:”Bernapaslah, anda masih hidup!” Hanya dengan bernapas dan tersenyum dapat membuat kita sangat bahagia, karena ketika kita bernapas secara sadar kita menyembuhkan diri sendiri secara sempurna dan menikmati hidup pada saat ini.

SAAT INI, SAAT YANG INDAH

Di dalam masyarakat kita yang sibuk, adalah suatu keberuntungan besar untuk dapat bernapas secara sadar dari waktu ke waktu.
Kita dapat berlatih bernapas dengan sadar, tidak hanya ketika sedang duduk di ruang meditasi, tetapi juga ketika sedang bekerja di kantor atau di rumah, ketika sedang mengemudikan mobil atau duduk di dalam bus, di manapun kita berada, kapan saja dalam sepanjang hari.
Terdapat begitu banyak latihan yang dapat kita lakukan untuk membantu kita bernapas secara sadar. Selain latihan “Masuk- Keluar” yang sederhana ini yaitu, kita dapat mengulang empat baris ini dengan diam-diam ketika kita menarik dan menghembuskan napas:

Menarik napas, saya menenangkan jasmani saya.
Menghembuskan napas, saya tersenyum.
Bertinggal di dalam saat ini,
Saya tahu inilah saat yang indah!

“Menarik napas saya menenangkan jasmani saya”. Mengucapkan kalimat ini seperti meminum segelas air sari jeruk dingin pada hari yang panas – anda bisa merasakan kesejukan merembes ke dalam tubuh anda. Ketika saya menarik napas dan mengulang
baris ini, saya sesungguhnya merasa napas saya menenangkan jasmani dan batin saya.
“Menghembuskan napas, saya tersenyum”. Anda tahu bahwa seulas senyuman bisa merilekskan beratus-ratus otot pada wajah anda. Menyungging seulas senyuman di wajah anda merupakan tanda bahwa anda adalah penguasa dari diri anda sendiri.
“Bertinggal di dalam saat ini”. Ketika saya duduk di sini, saya tidak memikirkan yang lainnya. Saya duduk di sini, dan saya tahu persis di mana saya berada. “Saya tahu inilah saat yang indah”. Adalah satu kegembiraan untuk duduk, dengan stabil dan rileks, dan kembali pada napas kita, senyuman kita, sifat sejati kita. Perjanjian kita dengan kehidupan adalah pada saat ini. Jika kita tidak memiliki kedamaian dan kegembiraan sekarang juga, kapankah kita akan memiliki kedamaian dan kegembiraan – besok, atau lusa? Apakah yang menghalangi kita untuk berbahagia sekarang ini? Ketika kita
mengikuti napas, kita dapat berkata, cukup hanya ini:”Tenang, Tersenyum, Saat ini, Saat yang indah”.
Latihan ini tidak hanya untuk para pemula. Banyak diantara kita yang sudah berlatih meditasi dan bernapas dengan sadar selama empat puluh atau lima puluh tahun tetap melanjutkan berlatih dengan cara yang sama, karena latihan semacam ini sangatlah
penting dan begitu mudah.

SEDIKIT BERPIKIR

Ketika kita berlatih bernapas dengan sadar maka pikiran kita akan melambat, dan kita dapat memberikan istirahat yang sebenarnya kepada diri kita. Pada sebagian besar waktu, kita terlalu banyak berpikir, dengan demikian bernapas dengan sadar ini membantu kita untuk menjadi tenang, rileks, dan damai. Ia membantu kita berhenti berpikir terlalu banyak dan berhenti dicengkram oleh penyesalan-penyesalan di masa lalu dan kecemasan-kecemasan terhadap masa yang akan datang. Ia memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan yang sangat indah pada saat ini.
Tentu saja, berpikir itu penting, tetapi cukup banyak pemikiran kita yang tidak berguna. Keadaan itu bagaikan, di dalam kepala kita, masing-masing mempunyai pita kaset yang selalu berputar,sepanjang hari. Kita memikirkan hal ini dan hal itu, dan sulit untuk
dihentikan. Dengan kaset, kita bisa menekan tombol berhenti saja.Tetapi dengan pikiran kita, kita tidak mempunyai tombol apapun.Kita terus berpikir dan cemas sebanyak mungkin sehingga kita tidak bisa tidur. Jika kita mengunjungi dokter demi beberapa pil tidur atau penenang, hal ini bisa memperburuk keadaan, karena kita sesungguhnya tidak tidur selama tidur seperti itu, dan jika kita tetap menggunakan obat-obatan ini, kita akan mengalami ketergantungan. Kita terus hidup dalam ketegangan, dan kita mungkin akan mengalami mimpi-mimpi buruk.
Menurut metode bernapas dengan sadar ini, ketika kita menarik dan mengeluarkan napas, kita berhenti berpikir, karena mengucapkan kata-kata “masuk-keluar” itu bukanlah berpikir –“Masuk” dan “Keluar” hanyalah kata-kata untuk membantu kita
berkonsentrasi pada napas kita. Jika kita tetap bernapas masuk dan keluar seperti ini selama beberapa menit, kita menjadi cukup segar. Kita memulihkan diri sendiri dan kita dapat menikmati berbagai hal indah di sekitar kita pada saat ini. Masa lalu sudah lenyap, masa yang akan datang belumlah ada di sini. Jika kita tidak kembali pada diri sendiri pada saat ini, kita tidak dapat bersentuhan dengan kehidupan.
Jika kita bersentuhan dengan unsur-unsur kesegaran, kedamaian, dan hal-hal yang menyembuhkan di dalam diri dan sekitar kita, kita akan belajar menghargai dan melindungi hal-hal ini dan membiarkannya tumbuh. Unsur-unsur kedamaian ini tersedia bagi kita kapan saja.

Tidak ada komentar: